Advokasi dan Workshop Farmakovigilans di Provinsi Bali dalam rangka Perkuatan Jejaring Lintas Sektor dalam Pengawasan Keamanan Obat Beredar

24-10-2022 Berita Kegiatan Farmakovigilans Dilihat kali

Pada tanggal 19 - 21 Oktober 2022, Badan POM menyelenggarakan kegiatan Advokasi dan Workshop Farmakovigilans di Provinsi Bali dalam rangka perkuatan jejaring lintas sektor dalam pengawasan keamanan obat beredar, dimana sebelumnya telah dilaksanakan di Provinsi D.I.Yogyakarta dan Jawa Timur. 

Rangkaian dari kegiatan ini diantaranya kunjungan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan 4 Rumah Sakit di sekitar kota Denpasar yaitu RS Bali Mandara, RS Wangaya, RS Tingkat II Udayana, dan RS Kasih Ibu Denpasar serta Workshop Farmakovigilans yang diikuti oleh Dinkes Provinsi Bali, Dinkes Kota Denpasar, PD IAI Provinsi Bali, PERSI Wilayah Bali, UPT Badan POM, dan 22 Rumah Sakit di Provinsi Bali dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Zullies Ikawati, apt.

Saat ini, telah terbentuk sentra farmakovigilans di Balai Besar/Balai POM, namun untuk meningkatkan efektivitas penerapan farmakovigilans diperlukan focal point di Dinkes dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menjangkau hingga pelayanan kesehatan masyarakat untuk pelaporan efek samping obat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperluas upaya pengembangan sistem farmakovigilans dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini dan terbentuknya focal point di Dinkes dan failitas pelayanan kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai farmakovigilans dalam rangka pengawalan keamanan obat untuk menjamin keselamatan pasien.

E-BPOM
SIAPIK
Sarana