Sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengawasan aspek keamanan obat yang dipasarkan di Indonesia, PT Roche Indonesia mendiseminasikan DHPC untuk produk Polivy (Polatuzumab vedotin) terkait risiko Ekstravasasi Berat pada Tempat Pemasangan Infus (Severe Infusion Site Extravasation) dalam rangka meminimalkan potensi risiko dan mendukung peningkatan keselamatan pasien. Tenaga medis/tenaga kesehatan dihimbau untuk melaporkan setiap Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) yang diduga berhubungan dengan penggunaan Polivy (Polatuzumab vedotin) kepada PT Roche Indonesia atau Pusat Farmakovigilans/MESO Nasional, Badan POM. Informasi lebih lanjut tersedia dalam dokumen DHPC pada link berikut: Dokumen DHPC Polivy