Kerja Sama Badan POM-JICA dalam Perkuatan Farmakovigilans di Indonesia

22-09-2020 Berita Kegiatan Farmakovigilans Dilihat kali

#

#

#

#

Perkembangan farmakovigilans dalam mengawal keamanan obat beredar terus mendapatkan tantangan berat seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi saat ini. Isu keamanan obat yang sangat dinamis dapat direspon dengan baik apabila seluruh stakeholder yang terlibat dalam aktivitas farmakovigilans memiliki kesadaran dan komitmen yang tinggi. Selain itu, pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki oleh seluruh pemeran kunci dalam farmakovigilans seperti regulator, industri farmasi dan tenaga kesehatan harus sejalan dan mumpuni agar tercipta sistem farmakovigilans yang kuat. Dengan hal tersebut, maka pengawasan keamanan obat dapat berjalan yang baik dan dapat melindungi masyarakat dari bahaya obat yang merugikan kesehatan.

Sebagai langkah dan upaya dalam pembekalan kompetensi dan pengetahuan farmakovigilans yang memadai, Badan POM berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam proyek Ensuring Drug and Food Safety dimana salah satu fokusnya adalah perkuatan farmakovigilans di Indonesia.

Sebagai hasil kerja sama ini adalah diterbitkannya dengan beberapa modul farmakovigilans yaitu modul farmakovigilans dasar, modul farmakovigilans untuk industri farmasi, dan modul farmakovigilans untuk tenaga kesehatan. Modul tersebut juga telah disosialisasikan oleh Badan POM-JICA ke seluruh stakeholder dalam bentuk rangkaian workshop yang dilakukan dibeberapa kota seperti Jakarta dan Semarang. Tak hanya itu, meski dalam masa pandemi COVID-19, workshop modul farmakovigilans dapat terselenggara secara daring dengan melibatkan sejumlah pakar, baik dari kalangan praktisi kesehatan maupun akademisi.

Ketiga modul tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan juga kompetensi farmakovigilans tidak hanya bagi industri farmasi dan tenaga kesehatan, namun juga untuk Badan POM termasuk Balai Besar/Balai/Loka POM yang tersebar di seluruh Indonesia. Modul farmakovigilans dapat dijadikan sebagai panduan dan gambaran bagi seluruh stakeholder dalam memahami dan menerapkan aktivitas farmakovigilans sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing.

E-BPOM
SIAPIK
Sarana