
Balai Besar POM di Palangka Raya menggelar kegiatan secara daring pada 6 November 2025, diikuti oleh 47 tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan komitmen tenaga kesehatan serta meningkatkan jumlah dan kualitas pelaporan ke Badan POM.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, yang menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam mendukung Program Farmakovigilans Nasional. Beliau berharap pelaporan KTD dan ESO dapat dilakukan secara aktif dan konsisten sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjamin keamanan dan mutu obat.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua narasumber dari Direktorat Pengawasan Keamanan, Mutu, dan Ekspor Impor Obat – Badan POM RI. Ega Febriana membahas Sistem Farmakovigilans di Indonesia, sementara Suci Kurniawati menjelaskan Tata Cara Pelaporan KTD/ESO melalui aplikasi e-MESO. Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi yang diikuti antusias oleh para peserta.
Pelaporan KD/ESO diharapkan menjadi bahan evaluasi profil keamanan obat di Indonesia serta mendukung kebijakan berbasis data dalam sistem Farmakovigilans Nasional. Kegiatan ini juga merupakan upaya penguatan implementasi farmakovigilans daerah dan kontribusi Balai Besar POM di Palangka Raya dalam mewujudkan pengawasan obat yang efektif dan berkelanjutan.
#BBPOMPalangkaRaya
#Farmakovigilans
#ObatAman
#CekKlik
#KataBPOM
DITWAS KMEI ONAPPZA Republik Indonesia